"Tahun lalu nilai ekspor komponen kita mencapai Rp 2,2 Triliun. Tahun ini target kami tingkatkan menjadi Rp 2,5 Triliun," ujar Presiden Direktur HPM, Tomoki Uchida, di Karawang.
Untuk memuluskan rencananya tersebut, HPM akan mengekspor 11 komponen model global ke 12 negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual HPM Jonfis Fandi menjelaskan, komponen yang diekspor diantaranya, engine block dan kepala silinder. Adapun model-model yang disuplai komponennya antara lain ialah Jazz, CR-V, Mobilio.
Jonfis lebih lanjut menjelaskan hal itu sudah menjadi bagian dari strategi Honda yang berfokus pada ekspor komponen daripada ekspor kendaraan unit utuh.
"Strategi kami berbeda. Filosofi Honda ialah di mana ada permintaan, di situ Honda mau produksi (mobil). Jadi, masing-masing negara diberikan kapasitas produksi tertentu sehingga untuk ekspor kita lakukan melalui komponen. Ekspor komponen itu justru lebih tinggi nilainya (dibanding ekspor CBU)," pungkasnya. (khi/dry)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas