Penambahan kapasitas tersebut mencakup kapasitas pabrik mesin, kapasitas pembuatan kerangka mobil, serta kapasitas polymer injection.
"Kapasitas mesin dari 225 ribu menjadi 300 ribu unit per tahun di akhir 2019, untuk kapasitas frame line dari 120 ribu menjadi 180 ribu unit per tahun di April 2021, dan PO Injection dari 2.800 menjadi 4.200 per hari di Maret 2022," ujar Presiden Direktur HPM, Tomoki Uchida, di Karawang, Senin (27/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya mudah-mudahan kalau diperlukan itu bisa dilakukan. Dan kita pikir mungkin Indonesia kan 5 tahun ke depan kan akan naik perkiraannya, jadi ya kita punya kesempatan untuk menambah," tuturnya.
Selain penambahan kapasitas produksi pabrik tersebut, Uchida juga mengatakan HPM akan menambah sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung penambahan kapasitas pabrik tersebut.
"Per Januari 2017, kami mempekerjakan sebanyak 7.925 karyawan," pungkasnya. (khi/rgr)










































