Di lain sisi Chevrolet baru saja kenalkan tiga produk anyarnya di segmen yang berbeda yakni Trax, Spark dan Trailblazer. Akankah Chevy punya MPV lagi?
"Kita akan terus memonitor perkembangan pasar. Artinya kita juga melakukan analisa, kemana arahnya," ujar Public Relations and External Affairs Director General Motors Indonesia Yuniadi H. Hartono di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat pergerakan pasarnya kemana, jalau kita lihat di tahun 90-an pasar yang paling besar disitu adalah sedan, kemudian bergeser ke hatchback, kemudian terjadi pergeseran ke MPV. Nah pasar di Indonesia kan dinamis, jadi kita harus siap untuk terus mengikuti keinginan pelanggan," tuturnya.
Tren pasar tersebut juga dikatakan Adi sebagai penentu produk seperti apa yang akan diluncurkan Chevrolet.
"Itu yang jadi konsekuensi kita, bahwa kalau kita bener-bener mau komitmen berfokus pada pelanggan, otomatis itu mempengaruhi prodact yang kita buat," ucapnya.
Dan dirinya menegaskan semua itu kembali lagi kepada keinginan dan kebutuhan konsumen.
"Jadi konsumen yang memenentukan apa yang akan kita hadirkan di indonesia. Aftersales-nya, jaringanpurna jualnya, dan lainnya," pungkasnya.
Khusus untuk Orlando, Adi mengatakan mobil itu masih dijual. Dia mengatakan meski Chevrolet kini menjual produk di segmen yang meningkat di pasar, bukan berarti produk di segmen lain seperti Orlando, diacuhkan.
"Kita lihat pasarnya, yang terbesar apa dulu. Tetapi kita juga tidak menafikan kepada orang yang perlu sesuatu yang berbeda," ucapnya.
Lanjut Adi menjelaskan, merupakan hal yang wajar jika Chevrolet menjual dan menghadirkan produk yang sedang berkembang di pasar.
"Nah sudah jadi hak yang wajar kalau kita mengikuti demand customer. Nah kembali lagi kekonsumen yang sekarang ini banyak memilih SUV (Sport Utility Vehicle) tentu kita mengikuti dengan growth yang paling tinggi. Growth opportunity-nya," tambahnya.
(khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer