Branch Manager Astra Autoprima Sunter, Terry Tham mengatakan, konsumen yang ingin menjual mobil BMW bekasnya ke Astra Autoprima dijamin harganya lebih tinggi 1 hingga 2 persen dibanding jika dijual ake diler lain.
"Itu sih angka-angka yang normatif ya mas, harga beli tapi sifatnya relatif, depend on the case. Bukan sebuah nilai tambah yang bisa di ekspose lah," ujarnya kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terry mengatakan intinya harga beli di pasar relatif lebih tinggi dari pada menjual mobil bekas BMW Otolovers dari tangan ke tangan.
"Apabila ini mekanisme-nya trade-in (tukar tambah). Jika bukan trade-in kembali lagi case by case. Kalau mobil second soalnya enggak bisa bicara fix amount, plus minus," pungkasnya. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes