Sama halnya dengan industri otomotif, agar daya saing dengan negara lain kuat, dan berkembangnya industri otomotif Indonesia, maka kualitas SDM wajib ditingkatkan.
"SDM yang mumpuni, yang memiliki keahlian dan keterampilan tinggi, merupakan kunci untuk mendorong daya saing perusahaan dan industri pada umumnya," ucap Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, di Karawang, Selasa (21/2/2107).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berupaya untuk memperluas cakupan kegiatan pengembangan SDM ke rantai bisnis Toyota," kata Warih.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
Kegiatan MASIF ini merupakan salah satu upaya Toyota untuk mengejar target pemerintah yang berencana menjadikan Indonesia sebagai pemain manufaktur global berdasarkan induk pengembangan industri nasional (2015-2035).
Penyelenggaraan MASIF diadakan tiap tahun. Di 2017 ini tercatat 17 jumlah peserta pemasok lapis pertama dengan 3 bidang yang dilombakan, yaitu logistik, perawatan, dan inspeksi.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
"Kedepannya kami berharap MASIF dapat berkembang dan memiliki efek domino ke lapis pemasok lokal, sehingga lebih memberikan nilai tambah pada industri otomotif menyosong kompetisi global yang semakin ketat," pungkas Warih. (khi/lth)












































Foto: Khairul Imam Ghozali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Kendaraan Rusak Dievakuasi dari Lokasi Ledakan