Senin, 20 Feb 2017 17:40 WIB

Taksi Online

Jualan LCGC Makin Laris Saat Jadi Taksi Online?

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Mobil Low Cost and Green Car kini diperbolehkan untuk menjadi taksi online. Namun apakah kebijakan ini bakal menguntungkan pabrikan yang memproduksi mobil LCGC?

Jika dilihat dari berbagai kebijakan dalam melahirkan mobil LCGC dan harga yang relatif lebih murah, tentu logikanya kebijakan ini akan menambah penjualan para produsen dalam menjual mobil LCGC. Karena masyarakat bakal memilih mobil yang lebih murah, lebih efisien untuk dijadikan taksi.

Namun hal ini tidak sepenuhnya benar, seperti yang disampaikan Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra kepada detikOto.

"Kita (Daihatsu-Red) jualan bukan targetnya, untuk menjadi taksi online, kalau ada yang beli itu untuk pribadi (Target LCGC-Red). Peraturan kan bukan kita buat," kata Amelia Tjandra.

Sehingga, lanjut Amelia. Keputusan untuk mengubah fungsi mobil LCGC menjadi taksi online itu ada di tangan konsumen. Karena Daihatsu melahirkan LCGC itu untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan kendaraan.

"Tidak ada peningkatan penjualan, tidak tahu (apakah akan meningkatkan penjualan atau tidak-Red). Tapi dari dulu (sebelum ada kebijakan diperbolehkannya LCGC menjadi taksi online-Red), tidak berdampak pada jualan," katanya.

"Karena LCGC untuk pribadi, kita tidak monitor apakah LCGC ini untuk taksi online. Kalau sekarang ada yang beli lagi, tidak tahu akan dipakai untuk taksi online atau pribadi," tambah Amelia. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com