Bahkan seperti dilaporkan Reuters, Senin (13/2/2017) mobil buatan Jepang sendiri yang berukuran agak besar seperti Toyota RAV4, dan Honda CR-V dianggap konsumen Jepang sebagai mobil yang kebesaran.
Honda CR-V Foto: Honda Amerika |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toyota RAV4 Foto: Toyota Motor Corporation |
Mobil kei atau kei car, dijual di Jepang seharga 1,1 juta yen. Mobil ini bahkan dianggap orang Amerika memiliki mesin yang cukup untuk sebuah sepeda motor, karena memang rata-rata memiliki mesin 600 cc.
Foto: Suzuki |
Karena itu lah, sangat sulit bagi sebuah merek Amerika yang rata-rata memiliki mobil berkapasitas mesin besar untuk masuk ke Jepang. Di Jepang, hanya ada 13.000 mobil buatan Amerika yang terjual pada 2015-2016. Sepertiga dari angka itu merupakan mobil SUV buatan Fiat Chrysler Automobiles.
Ford malah menarik diri dari Jepang secara penuh setelah hanya menjual 2.400 mobil di 2016. Itu menjadi ironi, karena diler Toyota di California menjual lebih banyak lagi per tahunnya.
Pasar mobil di Jepang pun tidak hanya menyusut dari hitungan ukuran kendaraan, tapi juga menyusut dalam hal penjualan. Meski masih bisa sanggup menjual sekitar 5 juta unit per tahun, penjualan mobil di Jepang sudah masuk skala jenuh. Jadi sebagai hasilnya, banyak produsen Jepang yang berusaha fokus ke pasar di luar Jepang seperti China, Amerika Serikat dan negara berkembang lainnya. (ddn/ddn)












































Honda CR-V Foto: Honda Amerika
Toyota RAV4 Foto: Toyota Motor Corporation
Foto: Suzuki
Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!