Ban Enasave EC300+ ini disiapkan untuk mengisi pasar pabrikan mobil atau OEM (Original Equipment Manufacturer) dan juga ritel.
"Untuk Enasave EC300+ ini kita berangkat dari pasar OEM jadi segmen paling besar adalah mobil-mobil OEM kemudian juga kita akan menyerap sektor mobil lain yang tidak menggunakan Enasave EC300+ jadi nanti semua toko-toko kami akan kita bekali pengetahuan bagaimana menjual ke pabrikan mobil lain yang tidak memakai ban kami sebagai ban orisinil," tutur Manajer Training PT Sumi Rubber Indonesia, Bambang Hermanuhadi, di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di 2017 ini ia menargetkan bisa menjual sekitar 200.000 unit ban di pasar lokal.
Menurut Bambang, ban ini diluncurkan sebagai jawaban atas kompetitor yang mulai membuat ban mobil yang ramah lingkungan. "Seperti kita tahu beberapa tahun belakangan ini, ban ramah lingkungan sudah mulai masuk ke Indonesia, kompetitor juga sudah mulai membuat maka untuk tidak ketinggalan dalam mengisi pasar yang cukup besar maka kita luncurkan EC300 yang pertama," ungkap
(dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?