Menurut catatan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Volvo terakhir menjual mobilnya pada 2013. Itu pun jualannya hanya 19 unit. Sedangkan pada 2014, penjualan Volvo nihil. Dan pada 2015-2016, nama Volvo tidak ada lagi di data Gaikindo.
Mulai tahun 2017 ini, penjualan mobil Volvo ditangani oleh Garansindo setelah sebelumnya oleh Indomobil. Garansindo pun tidak melihat prestasi Volvo di masa lalu sebagai hambatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kata Satya, Garansindo lebih melihat kualitas mobil-mobil Volvo, kesuksesan transformasi global Volvo beberapa tahun terakhir dan komitment Volvo Cars Swedia terhadap market di Indonesia.
"Dan memang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi dan potensi pasar premium yang masih terbuka lebar. Semua faktor itu yang membuat kami yakin bisa meraih sukses dengan 'Volvo re-born' di Indonesia," ujar Satya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan