Angka-angka itu pun menggambarkan karakter mobilnya. Menurut Vice President of Corporate Communications, BMW Group Indonesia, Jodie O'tania, seri angka ganjil dan angka genap memiliki perbedaan. Khusus seri genap biasanya mengedepankan desain yang unik.
"Kalau angkanya 4, 6 itu penekanannya lebih tinggi pada desain, estetika, pendekatannya lebih ke emosional. Kalau 3, 5, 7 itu lebih inovasi, teknologi, performa, kedinamisan, pendekatannya lebih logis," jelas Jodie di sela kegiatan BMW Driving Experience Luxurious Journey di Bandung, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Coba aja lihat Seri 4, Seri 6, itu sangat cantik. Tapi, harganya juga agak tidak masuk logika," ujar Jodie.
Contoh perbandingan harga adalah BMW Seri 4 dan Seri 5. BMW Seri 4 paling murah yaitu 430i Convertible Sport dengan mesin 2.000 cc saja banderolnya Rp 1,219 miliar off the road. Sedangkan BMW Seri 5 paling mahal yaitu 528i Luxury dengan mesin 2.000 cc harganya Rp 1,039 miliar off the road. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin