Menurut Vice President of Corporate Communications, BMW Group Indonesia, Jodie O'tania, konsumen BMW Seri 7 pasti sudah memiliki mobil BMW sebelumnya.
"Paling banyak itu adalah mereka yang menggunakan 7-Series generasi sebelumnya. Karena kendaraan BMW ada buyback guarantee. Jadi buyback guarantee itu konsumen bisa langsung bilang 5 tahun lagi dia akan jual mobilnya. Tapi servis, perawatan rutin harus dilakukan di bengkel resmi BMW. Setelah 5 tahun, langsung dibeli lagi oleh diler yang bersangkutan, dan dia bisa tukar model baru atau yang lain," kata Jodie di Bandung, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Interior mewah BMW Seri 7 buatan lokal Foto: Rangga Rahadiansyah |
Namun, tidak sedikit konsumen BMW Seri 7 yang sebelumnya menggunakan mobil mewah dari merek lain. Banyak juga pemilik mobil mewah dari pabrikan Jerman lainnya yang membeli BMW Seri 7.
"Lintas merek banyak. Dan ada juga yang punya beberapa mobil branc Jerman. Karena memang penggemar brand Jerman," ujar Jodie.
Setir BMW Seri 7 Foto: Rangga Rahadiansyah |
Konsumen BMW Seri 7 biasanya adalah kalangan pebisnis. Jadi, jarang yang membeli mobil mewah ini dengan cara kredit.
Transmisi BMW Seri 7 Foto: Rangga Rahadiansyah |
"Semakin tinggi serinya, konsumen membelinya langsung lunas. Karena mereka itu pebisnis. Mereka hitungannya nilai ekonomis. Kalau cicil, mereka pikirnya pasti rugi. Tapi semakin ke bawah serinya, semakin banyak yang cicil. Kayak X1, Seri 3 itu masih ada yang cicil," kata Jodie. (rgr/ddn)












































Interior mewah BMW Seri 7 buatan lokal Foto: Rangga Rahadiansyah
Setir BMW Seri 7 Foto: Rangga Rahadiansyah
Transmisi BMW Seri 7 Foto: Rangga Rahadiansyah
Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan