Denda tersebut diumumkan pada Jumat kemarin di Jepang, seperti dilansir Drivespark, Senin (30/1/2017).
Sebuah badan yang mengurusi konsumen di Jepang mengatakan denda tersebut dikenakan karena adanya bukti yang kuat soal skandal BBM tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data palsu tersebut digunakan pada iklan yang dibuat Mitsubishi lewat pamflet dan media lainnya dimana menyatakan konsumsi BBM lebih hemat 5-15 persen.
Adanya skandal tersebut membuat Nissan membeli saham 34 persen saham Mitsubishi pada Oktober 2016 lalu. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi