Di Indonesia, mobil Ford dianggap kurang bersinar dan penjualannya dihentikan beberapa waktu lalu. Tapi di negara asalnya, Ford masih berjaya. Dan bisa berbagi keuntungan dengan karyawannya.
Ford menutup tahun 2016 dengan perolehan pendapatan bersih sebesar US$ 4,6 miliar. Tak lupa dengan kerja keras para karyawannya, Ford mau berbagi-bagi keuntungan.
Berdasarkan kesepakatan dengan asosiasi pekerja di Amerika, karyawan akan mendapatkan bonus rata-rata US$ 9.000 atau sekitar Rp 120 juta, namun angka ini belum termasuk pajak. Angka ini merupakan pembagian bonus terbesar kedua dalam sejarah produsen asal Dearborn itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai perbandingan, seperti dilansir dari USA Today, karyawan di Fiat Chrysler Automobiles menerima bonus rata-rata US$ 5.000. Gede-gede ya?












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?