Tak hanya itu, sektor pendukung seperti industri komponen otomotif Indonesia juga kalah dibanding Thailand. Terutama di tier 2 dan tier 3.
"Dari struktur industrinya ada perbedaan, produksi Indonesia 1,2 juta produksi Thailand dua kali lipatnya 2,4, kemudian di sana ada 20 perusahaan kita ada 22, namun karyawannya di Indonesia 55.000 pegawai, Thailand dua kali lipat, ini semuanya terefleksi," kata Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Kukuh Kumara, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kini sudah dilakukan beberapa upaya untuk mengejarnya, misal dengan kebijakan mobil ramah lingkungan atau dikenal dengan Low Cost Green Car (LCGC) dengan tingkat kandungan lokal yang tinggi.
"Kita kalah di tier satu dan dua, jumlahnya masih kurang, industri komponen belum cukup untuk memenuhi permintaan, ini yang strateginya adalah peningkatan industri komponen, ada program pentahapan, salah satunya adalah mulai dari LCGC. LCGC cukup menarik karena dalam waktu yang relatif singkat, menguasai pasar 15 sampai 20 persen, namun dia mengambil porsi dari MPV di sini," kata Kukuh. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?