Ini Beda Industri Otomotif Thailand dan Indonesia

Ini Beda Industri Otomotif Thailand dan Indonesia

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 27 Jan 2017 18:35 WIB
Ini Beda Industri Otomotif Thailand dan Indonesia
Foto: Astra Daihatsu Motor
Jakarta - Industri otomotif Thailand dari segi produksi masih lebih tinggi posisinya dibandingkan Indonesia berdasarkan data Global Competitiveness Report 2016/2017. Thailand menepati posisi 12 sementara Indonesia di urutan 17.

Tak hanya itu, sektor pendukung seperti industri komponen otomotif Indonesia juga kalah dibanding Thailand. Terutama di tier 2 dan tier 3.

"Dari struktur industrinya ada perbedaan, produksi Indonesia 1,2 juta produksi Thailand dua kali lipatnya 2,4, kemudian di sana ada 20 perusahaan kita ada 22, namun karyawannya di Indonesia 55.000 pegawai, Thailand dua kali lipat, ini semuanya terefleksi," kata Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Kukuh Kumara, di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terutama di Indonesia adalah di industri komponennya, tier satu tier dua dan tiga, masih relatif rendah juga, di sini ada 500 perusahaan di Thailand 700, di sini 1000 perusahaan di sana 1.700," sambung Kukuh.

Namun kini sudah dilakukan beberapa upaya untuk mengejarnya, misal dengan kebijakan mobil ramah lingkungan atau dikenal dengan Low Cost Green Car (LCGC) dengan tingkat kandungan lokal yang tinggi.

"Kita kalah di tier satu dan dua, jumlahnya masih kurang, industri komponen belum cukup untuk memenuhi permintaan, ini yang strateginya adalah peningkatan industri komponen, ada program pentahapan, salah satunya adalah mulai dari LCGC. LCGC cukup menarik karena dalam waktu yang relatif singkat, menguasai pasar 15 sampai 20 persen, namun dia mengambil porsi dari MPV di sini," kata Kukuh. (dry/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads