Apa alasan utama Pindad terjun ke bisnis kendaraan komersial?
"Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, industri pertahanan juga tidak saja memikirkan market domestik, tetapi sanggup menjual kendaraannya di luar negeri atau ekspor," kata Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Isi MOU nya kita akan melakukan pengembangan bersama untuk Military Vehicle. Dan melakukan survei dan manufaktur untuk Commercial Vehicle, ini dan itu-nya (lain-lainnya-Red) berjalan," tambahnya.
Lalu berapa banyak produksi kendaraan kolaborasi Pindad dan Tata Motors, Pindad?
"Berapa banyak? Jadi kalau dia cepat (Tata Motors agresif-Red), kita juga melihatnya sudah cepat. Kita tinggal tunggu bentuknya saja, apakah kita mau 6x6 dan 8x8. Kita dis isi militer ini punya tahapan, dan ini harus diuji litbang, mendapat sertifikat, baru kita akan lihat akan digunakan dimana. Apakah untuk TNI atau apakah untuk Polri," katanya. (lth/ddn)













































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua
Cara Malaysia Kurangi Mobil Tua: Kasih 'Duit' buat Ganti Mobil Baru