"Mobil pedesaan itu sangat penting, tapi dalam bentuk komersial. Kendaraan pedesaan itu tidak selalu MPV, karena mobil pedesaan itu digunakan hanya dengan jarak yang pendek," kata President Director of PT Tata Motors Indonesia and PT Tata Motors Distribusi Indonesia, Biswadev Sengupta.
Tidak sampai disitu, Biswadev juga menilai masyarakat pedesaan membutuhkan kendaraan pedesaan yang bisa menunjang aktivitas mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan mereka membutuhkan kendaraan yang bisa digunakan untuk beraktivitas seperti membawa sayuran atau buah-buahan. Karena banyak penduduk desa yang tidak bisa memiliki 2 mobil sekaligus, satu mobil penumpang dan satu mobil komersial. Oleh sebab itu kendaraan komersial lebih cocok untuk menjadi mobil pedesaan," tambahnya.
Tata beberapa waktu lalu memperlihatkan mobil angkutan pedesaan berbahan bakar gas, yakni Iris CNG. Sayang Tata Motors memutuskan untuk menunda penjualannya.
Mobil kecil ini menggunakan mesin 611 cc dua silinder yang berbahan bakar gas yakni CNG (Compressed Natural Gas). Tenaga yang dihasilkan mencapai 9,9 kW pada 300 rpm dan torsinya 39 Nm pada 1.600 β 1.800 rpm. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok