Honda tidak berniat membekali MPV-nya dengan mesin diesel karena harganya yang lebih mahal.
"Pilihan konsumen akan jadi banyak dengan adanya diesel pilihannya jadi banyak. Diesel memang satu sisi punya keuntungan tapi diesel kan harganya lebih mahal, mahalnya lebih Rp 20 jutaan. Kalau Rp 20 juta itu bagi bensin selama tiga tahun ya mahal hitungannya kan," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) F. Soerjopranoto menegaskan, pihaknya melihat segmen low MPV tidak mengarah ke mesin diesel. Jadi saat ini Avanza hanya ditawarkan dengan mesin bensin.
Sementara itu, Ertiga bermesin diesel berteknologi hybrid ringan (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki/SHVS) diklaim membuat mobil menjadi lebih irit BBM. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?