Pemerintah Jepang Bela Toyota dari Ancaman Donald Trump

Pemerintah Jepang Bela Toyota dari Ancaman Donald Trump

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 06 Jan 2017 14:37 WIB
Pemerintah Jepang Bela Toyota dari Ancaman Donald Trump
Foto: Stella Iowa City/Getty Images
Tokyo - Pemerintah Jepang membela Toyota dalam berkiprah di Amerika Serikat. Jepang menilai Toyota merupakan warga korporat yang penting bagi Amerika Serikat.

Pernyataan ini dirilis pejabat pemerintah Jepang setelah Presiden terpilih Donald Trump mengeluarkan ancaman di Twitternya pada Toyota. Trump marah karena Toyota akan membangun mobil Corolla di Meksiko. Dia meminta Toyota membangun mobil di Amerika saja, jika Toyota tetap membangun mobil di Meksiko, tarif masuk ke Amerika akan tinggi.

Ancaman Donald Trump ke Toyota, rupanya turut berimbas ke saham produsen asal Jepang itu. Saham Toyota sempat jatuh 3 persen sebelum akhirnya kembali begitu juga dengan Honda dan Nissan yang merosot 2 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami pikir dampak terhadap performa bisnis sedikit," kata analis senior JP Morgan, Akira Kishimoto.

Jika pun tarifnya naik 20 persen akan berdampak mengurangi keuntungan operasi Toyota sampai 6 persen. Trump sebelumnya mengancam akan memberlakukan pajak sebesar 35 persen bagi mobil yang diimpor dari Meksiko.

Diberitakan Reuters, Jumat (6/1/2016) Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga mengatakan bahwa Toyota merupakan korporasi yang penting sementara Menteri Perdagangan Jepang, Hiroshige Seko menekankan akan kontribusi perusahaan-perusahaan Jepang untuk menciptakan lapangan pekerjaan di Amerika Serikat (AS).

Sebenarnya Trump agak keliru soal pabrik Toyota dalam Twitternya.

"Toyota mengatakan akan membangun pabrik baru di Baja, Meksiko untuk memproduksi Corolla yang akan beredar di Amerika. Tidak bisa! Bangun pabrik di Amerika atau bayar pajak perbatasan yang besar," ancam Trump di akun Twitternya.

Padahal sebenarnya Toyota sudah memiliki pabrik di Baja dan berencana membangn pabrik baru di Guanajuato. Nah pabrik Guanajuato ini lah yang mungkin dimaksud Trump. Pabrik Guanajato yang sudah mulai dibangun konstruksinya pada November lalu akan memproduksi mobil Corolla memiliki kapasitas tahunan sebesar 200.000 unit saat nanti pabrik tersebut beroperasi di 2019.

Sedangkan pabrik Baja membangun mobil pikap dan truk. Selain Toyota, produsen lain yang membuka pabrik di Meksiko adalah Nissan, dan Honda.

Toyota dalam siaran persnya memberikan sejumlah data-data penting tentang kiprah mereka selama 60 tahun di Amerika. Produksi mobil di Guanajuato tidak akan berefek pengurangan pekerja di Amerika.



"Dengan lebih dari US$21,9 miliar investasi, 10 fasilitas manufaktur, 1.500 diler, dan 136.000 karyawan, Toyota akan bekerja sama dengan pemerintah Trump," tulis Toyota.

Selama 30 tahun terakhir, Toyota sudah memproduksi lebih dari 25 juta kendaraan di Amerika. Dalam 20 tahun, setiap US$ 2 dari US$3 diinvestasikan di Amerika Utara untuk fasilitas produksi Amerika. Toyota juga merupakan importir kendaraan yang paling sedikit dari Meksiko dalam 2016.

Anda bisa menyaksikan video menarik dari 20detik di sini:



(dry/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads