Seperti dilansir Leftlanenews, Senin (2/1/2017), prototipe Mercedes-Benz memang kebanyakan dibekali software yang dinamakan Daimler Autonomous Vehicle Operating System (DAVOS) yang mengandalkan sensor Lidar agar mobil bisa menyetir sendiri. Secara teori, mobil bisa beroperasi sendiri, namun perusahaan yang berpusat di Stuttgart ini akan tetap menaruh dua orang trainer khusus yang bakal mengawasi di dalam mobil untuk alasan keamanan.
DAVOS juga menggabungkan teknologi deep-learning dan prosesor grafis, dua fitur teknologi yang jarang digunakan pada mobil otonom dan mobil prototipe nantinya bisa dipanggil hanya dengan menggunakan aplikasi pada ponsel. Mobil tes DAVOS memiliki platform dari V-Class, mobil MPV Mercy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produsen mobil asal Jerman ini sudah lama mengembangkan mobil otonom sejak 1986 saat bekerja sama dengan otoritas Eropa untuk meluncurkan program lalu lintas Eropa. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!