Di RI, Nissan dan Mitsubishi Jalankan Strategi Sendiri-sendiri

Di RI, Nissan dan Mitsubishi Jalankan Strategi Sendiri-sendiri

M Luthfi Andika - detikOto
Jumat, 23 Des 2016 11:33 WIB
Di RI, Nissan dan Mitsubishi Jalankan Strategi Sendiri-sendiri
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Boleh jadi secara global, Mitsubishi sudah bergabung dengan aliansi Renault-Nissan. Namun PT Nissan Motor Indonesia selaku APM Nissan memastikan, akan memiliki strategi yang berbeda dengan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors dalam penetrasi pasar Indonesia.

"Projek bersama dengan PT Krama Tiga Berlian Motors, kami masih studi. Tapi kami masih terus mengekplor semua kesempatan. Kami belum bisa mengatakannya, tapi kami sudah bersama sekarang (Nissan dan Mitsubishi secara Global-Red)," ujar Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Antonio 'Toti' Zara, di Jakarta.

"Tapi sebenarnya, semuanya strategi kami berjalan masing-masing. Nissan dengan strategi Nissan, Mitsubishi dengan strategi Mitsubishi, Datsun dengan strategi Datsun, begitu juga dengan Renault. Namun di balik semua itu, kami melihat semua kesempatan untuk bekerja sama," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Toti pun menjelaskan, strategi yang tepat sangat dibutuhkan Nissan di tahun depan. Karena dirinya memprediksi pertumbuhan otomotif Indonesia di tahun depan bakal meningkat 5-10 persen dibandingkan tahun ini.

"Tahun depan penjualan di Indonesia naik mencapai 5-10 persen. Hal ini dikarenakan GDP kita, perekonomian kita akan membaik. Selain itu rupiah akan stabil, dan pembangunan infrastuktur terus terjadi," ujarnya.

"Hingga Maret 2017 (fiskal year-Red), kami menargetkan akan mampu menjual hingga 40-42 ribu unit untuk Nissan dan Datsun. Untuk itu kami memiliki strategi di tahun depan untuk terus meningkatkan brand Nissan dan terus memperbaiki jaringan kami di Indonesia. Karena konsumen menginginkan pelayanan yang baik, oleh sebab itu kami akan terus mengkomunikasikan hal tersebut ke jaringan aftersales kami. Ini bisa meningkatkan penjualan kami," tambahnya. (lth/rgr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads