"Projek bersama dengan PT Krama Tiga Berlian Motors, kami masih studi. Tapi kami masih terus mengekplor semua kesempatan. Kami belum bisa mengatakannya, tapi kami sudah bersama sekarang (Nissan dan Mitsubishi secara Global-Red)," ujar Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Antonio 'Toti' Zara, di Jakarta.
"Tapi sebenarnya, semuanya strategi kami berjalan masing-masing. Nissan dengan strategi Nissan, Mitsubishi dengan strategi Mitsubishi, Datsun dengan strategi Datsun, begitu juga dengan Renault. Namun di balik semua itu, kami melihat semua kesempatan untuk bekerja sama," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun depan penjualan di Indonesia naik mencapai 5-10 persen. Hal ini dikarenakan GDP kita, perekonomian kita akan membaik. Selain itu rupiah akan stabil, dan pembangunan infrastuktur terus terjadi," ujarnya.
"Hingga Maret 2017 (fiskal year-Red), kami menargetkan akan mampu menjual hingga 40-42 ribu unit untuk Nissan dan Datsun. Untuk itu kami memiliki strategi di tahun depan untuk terus meningkatkan brand Nissan dan terus memperbaiki jaringan kami di Indonesia. Karena konsumen menginginkan pelayanan yang baik, oleh sebab itu kami akan terus mengkomunikasikan hal tersebut ke jaringan aftersales kami. Ini bisa meningkatkan penjualan kami," tambahnya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan