"Secara total, target jualan kami di 2017 sebanyak 1.000 unit," ungkap Sales & Marketing Division Head PT Auto Euro Indonesia, Ario Soerjo, kepada wartawan, di Tangerang, akhir pekan lalu.
Tahun ini mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Renault sudah mengirim sekitar 121 unit mobil sampai bulan November lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Renault Ingin Kuasai Pasar 1.000 cc
"Renault sejak 2013 penjualan kita masih di kisaran ratusan unit per tahun dimana dengan kedua produk baru ini (Kwid dan Koleos) Renault bisa mencapai penjualan 4 digit setahunnya. Kwid sekitar 80% atau 800 unit di tahun depan," ungkap Ario.
Selain menargetkan penjualannya, Renault juga menargetkan perluasan jaringan dengan menambah jumlah dilernya. "Secara total 2017 nanti akan ada 17 showroom Renault dan termasuk Service Point jumlahnya 20 unit," ujar Ario.
Selain itu Dari total rencana penambahan diler tersebut, Ario menjelaskan terdapat 6-7 unit diler baru, yang juga akan mencoba berkolaborasi dengan aliansinya bersama Nissan, yaitu dalam hal after sales. "Jadi minimum itu kami akan buka jaringan 1S (Sales), ada juga yang bareng sama Nissan," tutupnya.
Foto: Zaki Alfarabi |
(khi/ddn)












































Foto: Zaki Alfarabi
Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih