Seperti dilansir Bangkokpost, Rabu (14/12/2016), mobil 7 penumpang itu kemungkinan diambil dari crossover Mitsubishi, yakni XM Concept. XM Concept sudah dipamerkan oleh Mitsubishi pada Agustus lalu di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 yang memang khusus didesain menyesuaikan pasar di Indonesia.
Siap menantang Honda BR-V, XM Concept bakal dijual di wilayah lain di ASEAN. Nissan ingin memanfaatkan sinergi ini untuk menambah pangsa pasarnya, terlebih di Indonesia pasar mobil MPV cukup besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mitsubishi bakal meluncurkan crossover mininya sebelum Nissan. Namun, diprediksi tanggal peluncuran soal produk masa depan ini berdekatan.
Selain itu, aliansi ini juga diprediksi merambah baterai mobil listrik. Karena keduanya pernah mengembangkan mobil listrik lewat Mitsubishi i-MiEV dan Nissan Leaf. Pengurangan biaya mungkin menjadi alasan pengembangan ini dilakukan bersama serta membeli komponen mobil listrik seperti motor dan invertor.
Toyota dan Honda memang menjadi raja di ASEAN. Namun Nissan berharap dengan aliansi ini bisa mendorong pangsa pasar menjadi double digit.
Dari seorang analis industri, wilayah ASEAN krusial untuk Mitsubishi dan Nissan. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk