Namun Cawagub nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat sepertinya kurang sreg dengan wacana tersebut.
"Mobil mewah silakan saja asal bayar pajak. Tidak apa-apa kalau mereka bayar pajak," timpal Djarot, dalam acara Blak-Blakan bersama Cagub dan Cawagub! di kantor detikcom, Jalan Warung Buncit, Jakarta, Selasa (6/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya motor, kalau motor gampang, berapa pertumbuhan motor di Jakarta. Setiap hari saja puluhan ribu motor lho (yang ada di Jakarta-Red). Terlalu banyak ini bisa macet. Jadi Mobil mewah tidak masalah asal bayar pajak," tambah Djarot.
Sebelumnya Cawagub Sandiaga Uno mengatakan jika terpilih memimpin Jakarta, dirinya berencana melakukan moratorium mobil mewah.
"Seandainya ditambah terus tapi jalan enggak ditambah, akan tambah macet. Sementara perilaku hidup kelas mengah menggunakan mobil pribadi tidak bermigrasi ke kendataan umum dengan berbagi alasan," kata Sandiaga.
Menurut Sandiaga, mobil mewah di Jakarta sudah terlalu banyak. Namun, moratorium tersebut masih dalam proses kajian.
"Kami lagi kaji program tersebut, tentu diserang dan dibully kelas menengah atas, merasa ini enggak adil. Menurut saya, kalau kita moratorium dua tahun mobil mewah, ini memberikan sinyal kepada masyarakat menengan bawah, bahwa kita memperhatkan mereka," kata Sandiaga.
Sandiaga memastikan hanya membidik mobil mewah saja. Mobil Low Cost Green Car (LCGC) tidak dimoratorium.
"Kalau saya harus membidik kepada kendaraan mewah saja. Karena untuk warga yang naik kelas dari motor ke mobil dan mobilnya itu LCGC yang ciptakan lapangan kerja, itu harus didukung," kata Sandiaga.
Sandiaga mengaku tidak memiliki mobil mewah. Dia mengatakan mobinya merupakan mobil di bawah harga Rp 1 miliar.
"Saya punya mobil empat. Saya setelah didepresiasi, semuanya di bawah 300 juta. Nissan X-Trail Rp 300 juta, Nissan Livina Rp 238 juta, Nissan Elgrand punya kantor. Lalu mobil istri saya yang Jeep yang sudah 10 tahun itu nilainya di bawah Rp 300 juta," kata Sandiaga.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk