Direktur Marketing PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandi mengatakan, produk di segmen sub-compact Sport Utility Vehicle (SUV) 5 seater tidak diperlukan di Indonesia.
"Rasanya tidak perlu, karena Indonesia kan perlunya 7 seater," ucapnya kepada wartawan, di Karawang.
Selain itu produk di segmen tersebut dikatakan Jonfis sudah terisi dengan saudara-saudara pendahulunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"WR-V itu sama seperti Jazz yang didandanin gitu. Seperti kalau itu biasanya Prestige," tambahnya.
Honda WR-V dibekli mesin i-VTEC, yang dipinjam dari Brio, yang mempunyai 90 tenaga kuda, dan mesin Diesel i-DTEC dengan 100 tenaga kuda. Mesin bensin akan menggunakan transmisi manual lima percepatan dan CVT, sedangkan mesin Diesel akan menggunakan transmisi manual enam percepatan.
Sebelumnya, Honda WR-V telah melakoni debutnya di Paolo International Motor Show 2016. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin