Meski begitu, ada kekhawatiran bahwa mobil otonom yang berjalan sendiri tanpa kendali sopir manusia bisa terlibat kecelakaan. Pertanyaannya, jika mobil otonom bertabrakan dengan mobil otonom lainnya, siapa yang harus bertanggung jawab?
Menurut Thatcham Research, seperti dilansir Carscoops, Rabu (23/11/2016), menentukan pihak mana yang bertanggung jawab saat kecelakaan mobil otonom adalah salah satu tantangan utama. Artinya, akan sulit menyelesaikan klaim asuransi sebab tidak diketahui siapa yang memegang kendali kendaraan saat kecelakaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, perusahaan asuransi di Inggris meminta standar data yang disepakati di tingkat internasional. Standar data yang dimaksud mencakup bagaimana kendaraan otonom beroperasi saat kecelakaan, apakah sedang berjalan dalam modus otonom atau sedang dikendalikan oleh sopir manusia.
"Ini adalah kepentingan semua orang untuk menetapkan fakta dengan cepat," kata Shaw. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun