Dalam siaran persnya, Jumat (18/11/2016), Toyota mengatakan, TMC memutuskan untuk mendirikan perusahaan in-house yang bertanggung jawab mengembangkan kendaraan listrik. Perusahaan yang fokus pada pengembangan mobil listrik ini akan menjadi organisasi yang terdiri dari empat orang, masing-masing dari Toyota Industries Corporation, Aisin Seiki Co, Ltd, Denso Corporation dan TMC.
"Selama beberapa waktu terakhir, kami telah mengambil langkah-langkah seperti mendirikan Toyota Research Institute, membat Daihatsu sebagai anak perusahaan sepenuhnya dan telah mulai mengerjakan pembentukan perusahaan internal yang bertanggung jawab untuk kendaraan kompak untuk negara berkembang. Struktur organisasi baru untuk (pengembangan) mobil listrik adalah bagian dari upaya ini. Sebagai perusahaan yang akan mengkhususkan diri dalam bidangnya, itu adalah harapan saya bahwa perusahaan ini akan menawarkan inovasi menarik dalam praktik kerja dari Toyota dan Toyota Group," kata Presiden TMC, Akio Toyoda dalam siaran persnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pengembangan mobil listrik, perusahaan baru di bawah TMC ini akan memanfaatkan teknologi dan sumber daya dari Toyota Group. Struktur organisasi yang kecil memungkinkan pengembangan mobil listrik lebih cepat.
Toyota memang telah fokus mengembangkan mobil ramah lingkungan seperti hybrid, plug-in hybrid dan kendaraan sel bahan bakar. Namun, masalah perbedaan energi dan infrastruktur di seluruh dunia serta regulasi yang semakin ketat membuat kendaraan nol emisi semakin dibutuhkan. Karenanya, bersama dengan promosi mobil sel bahan bakar, Toyota memutuskan untuk membuat struktur baru untuk memgomersialkan mobil listrik pada tahap awal. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik