Risers Datsun Menyusuri Sungai di Way Kambas

Datsun Risers Expedition

Risers Datsun Menyusuri Sungai di Way Kambas

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Minggu, 13 Nov 2016 18:23 WIB
Risers Datsun Menyusuri Sungai di Way Kambas
Foto: Ari Saputra
Bandar Lampung - Setelah disuguhi tarian dan makanan siang di Desa Wana, Kecamatan Melinting, Lampung Timur, Risers Datsun bergerak menyusuri sungai resort Way Kanan, menuju kali biru, di Taman Nasional Way Kambas.

Sungai Way Kanan sendiri merupakan resort di bawah pengawasan dari Kepala Seksi 1 Wilayah Way kanan, Taman Nasional Way Kambas.

"Panjangnya sendiri 12 km sampai kali biru, kedalamannya dari 2 meter sampai 15 meter, dan kepala seksi wilayahnya ada tiga, kepala seksi Way kanan, Bungur, dan Walamenep. Dan Way Kanan ini termasuk zona inti untuk penelitian," ujar salah satu polisi hutan Taman Nasional Way Kambas, Sutaman yang ditemui para risers Datsun, Sabtu (12/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang perjalanan para risers melewati pepohonan dan rawa-rawa. Terlihat binatang seperti monyet, burung, ular cincin dan lainnya. "Kalau beruntung biasanya sore hari ada buaya nyari ikan," kata Sutaman.

Perjalanan dari dermaga menuju kali biru menempuh waktu sekitar satu jam pulang pergi, namun perjalanan juga bisa lebih lama. "Bisa satu setengah jam kalau pengunjung ingin lebih menikmati pemandangan selama perjalanan," ucap Sutaman.

Untuk pengunjung yang datang di hari biasa minimal 5 sampai 6 orang, sedangkan hari libur bisa dua kali lipat dari hari biasa bahkan bisa lebih.

"Tapi sesuai pesanan, karena harus mempersiapkan bahan bakarnya, terus kamar untuk menginapnya jika mau bermalam," tutur Sutaman.

Pengunjung juga dapat bermalam disini, ada 3 tempat untuk bermalam disini, yaitu Plang Ijo atau eco lodge, Way jepara, serta rumah masyarakat yang dijadikan homestay. "Plang ijo atau eco lodge tarafnya sudah internasional, way jepara tarafnya lumayan, kalau homestay tarifnya lebih terjangkau," tambah Sutaman.

"Pertama luar biasa pengalman yang belum pernah dibayangkan awalnya mikir pendek, ternyata panjang dan jauh, puas banget, enggak nyesel. Biarpun lewatin perjalanan yang tracknya sulit, tapi terbayar," ujar Vino Wareza, salah satu risers dari Lampung.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads