"Jadi setelah kejadian perang Padri dan perang Di Ponogoro, perekonomian Belanda menurun, sehingga dibuatlah talang air seperti ini," tutur salah satu pengelola Wisata Talang Indah, Supardi.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wisata Talang Indah memiliki 5 talang air, Namun yang kondisinya dapat dilalui dan masih bagus hanya beberapa.
"Talang yang nggak bisa dilewati Talang 1 dan 2, karena bisa ambruk bila dilewati orang ataupun motor," ucap Supardi.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
Tidak sedikit para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini, tercatat sekitar 500 orang berkunjung atau bahkan berkemah. Selain itu ada dua bukit di Wisata Talang Indah ini yaitu, bukit Talang Indah yang memiliki luas 1 hektar dan bukit Pangonan seluas 5 hektar.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
"Talang indah buat perkemahan, juga pentas seni, juga acara-acara reuni yang menginap. Kalau Pangonan puncaknya itu di bangun hutan kotanya kemudian ada rumah pohon," tutur Supardi.
Para risers pun terpana dengan pemandangan indah di puncak Pangonan dan sangat menikmati perjalanan ini.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
"Keren banget, tempatnya tinggi, sejuk, buat foto-foto enak. Kalau buat anak muda cocok lah buat pacaran, romantis tempatnya," ungkap riser asal Lampung, Bayu Apriadi. (dry/lth)












































Foto: Khairul Imam Ghozali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!