"Karena memang kita kondisi Indonesia ada dua macam. Yang perkotaan biasnya panas, tapi pinggir kota relatif dingin. Untuk kendaraan niaga, kalau cuma antar-antar itu nggak perlu AC, kalau di Jakarta, walau antarnya pendek, suhunya panas sekali. Tentu ada kebutuhannya itu. Di sini juga macet. Oleh karenanya kita buat dua. Standard non PS dan standard AC dan PS," ujar Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso di Jakarta.
Para pemilik pikap kebanyakan lebih memilih pikap yang dilengkapi dengan AC dibanding yang non AC karena sebagian besar pasar pikap ada di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Hi-Max sendiri kata Hendrayadi antara AC dan non AC nampaknya porsinya akan sama. Soal kenaikkan harga Hi-Max di masa mendatang katanya tergantung keadaan ekonomi nanti ke depannya.
"Kita perkirakan, karena masih baru masih 50:50 lah. Antara standar dan standar AC PS, mungkin tahun depan bagaimana, apakah 50:50 atau lebih banyak AC PS. Arena target kita itu lebih banyak introduction dulu. Belum tahu, nanti kita ketemu lagi bulan Januari. Kita bahas lagi nanti, apakah harga naik atau tidak kita lihat nanti," jelas Hendrayadi.
(dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk