"Oh kalau sekarang sudah ready. Diler kami sebenernya sudah kami supply di akhir Oktober," ujar Deputy Director Sales Operation & Management MB Cars, Kariyanto Hardjosoemarto di Jakarta.
Pria yang akrab disapa Kerry ini menambahkan hal itu tersebut sengaja dilakukan, agar produk sudah siap dijual oleh diler kepada konsumen, setelah peluncuran dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mercedes-Benz tidak menargetkan jumlah produksi dalam setahun, karena tergantung permintaan kebutuhan konsumen. "Kapsitas produksi kami tinggi, cuma nanti kami sesuaikan dengan tingkat kebutuhan pasarnya dulu. Pasar maunya berapa kita produksi," ucap Kariy.
Selain itu karena proses produksi yang sudah dilakukan Completley Knock Down (CKD), Mercy akan memproduksi GLS sebanyak-banyaknya.
"Jadi kami tidak set angka. Makanya kami bilang ke diler, GLS jual sebanyak banyaknya deh. Mau berapa kita bisa penuhi karena CKD, kalau CBU kan nunggu lama," tutur Kerry.
Sementar itu untuk jumlah pemesanan yang sudah diterima oleh Mercedes-Benz dari para konsumen, Kerry belum dapat memastikannya.
"Yang mesen udah banyak, Tapi kalau angka kita kurang tahu, 2o sih lebih ya. Waktu GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show), juga udah masuk beberapa orderan, meskipun hanya lewat brosur ya, tapi kan customer kami sudah ada yang cek di luar seperti apa, jadi merak sudah berani pesan," tambah Kerry.
Segmen SUV diyakini ke depan akan tetap baik. "Kami melihat memang tren SUV ini cukup positif. Dan Menurut kami banyak di sebabkan karena kondisi jalan infrastruktur yang saat ini masih banyak lubang, masih banjir segala macem, jadi customer merasa lebih secure jika mengendarai SUV," tutur Kerry.
Kerry uga beranggapan dengan jajaran SUV yang dihadirkan Mercedes-Benz, tahun depan tren positif SUV di pasar Indonesia masih akan mulus.
"Customer makin banyak pilihan, dan kami optimis tahun depan tren SUV masih positif," ucap Kerry. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu