Seperti dilansir motortrend, Selasa (1/11/2016) di 2012, produsen mobil asal Korea tersebut menyamakan angka keekonomisan bahan bakar dari 1,2 juta unit setelah mengumumkan terdapat kesalahan teknis saat melakukan pengujian dalam pernyataan terkait hal tersebut.
Meskipun kendaraan yang terlibat adalah model 2011-2013, Hyundai menyatakan tidak ada kesalahan yang dilakukan atau dilanggar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa model yang terkena skandal keekonomisan bahan bakar ini adalah Elantra, Accent, Veloster, Rio, dan yang lainnya, tadinya Hyundai menyebut mobil-mobil ini bisa memiliki angka konsumsi BBM 40 mil per galon. Citra Hyundai terangkat gara-gara konsumsi BBM yang disebut-sebut irit.
Ternyata hal tersebut menyeret keduanya ke permasalahan hukum yang menghantui keduanya. Di 2013, Hyundai dan Kia harus membayar US$ 350 juta ke EPA dan Departemen Hukum AS. Selain itu keduanya pun harus mengganti rugi untuk tambahan biaya yang dikeluarkan konsumen mengisi bensin karena bergantinya rating EPA. (dry/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda