"Dengan harga Rp 117,7 juta untuk On the road Jakarta segitu kita satu-satunya yang modelnya crossover, Renault," Head of Sales and Marketing Division PT Auto Euro Indonesia, Ario Soerjo, saat peluncuran Kwid, di Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (19/10/2016).
Ario mengatakan Renault Kwid juga akan menjadi produk alternatif untuk masyarakat Indonesia di tengah-tengah serbuan pabrikan asal Jepang dengan harga yang bersaing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat mobil kita ini memiliki perbedaan yang mencolok dengan yang lain-lainnya. Kita hanya akan memberikan brand alternatif brand Eropa kepada konsumen di Indonesia," tutur Ario.
Menghadirkan produk baru di kelas yang sedang diminati masyarakat di Indonesia yaitu 1.000 cc membuat Renault tak memasang target penjualan yang tinggi untuk Kwid. Pada 2017 Renault menargetkan seluruh produknya bisa terjual sebanyak 1.000 unit, 80% diantaranya adalah Kwid.
Baca juga: Renault Ingin Kuasai Pasar 1.000 cc
"Renault sejak 2013 penjualan kita masih di kisaran ratusan unit per tahun dimana dengan kedua produk baru ini Renault bisa mencapai penjualan 4 digit setahunnya. Kwid sekitar 80% atau 800 unit di tahun depan," ungkap Ario.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil