Seperti kita ketahui, di pasar otomotif nasional, segmen Rp 100 juta dan mesin 1.000 cc tersebut sebelumnya dihuni produsen kelas berat seperti Toyota dan Daihatsu.
Head of Sales and Marketing Division PT Auto Euro Indonesia, Ario Soerjo mengatakan keberaniannya mendatangkan mobil di segmen tersebut karena pihaknya melihat ada kesempatan yang bisa diambil Renault.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran Kwid juga dinilai sebagai alternatif pilihan brand Eropa di kelas 1.000 cc tersebut
"Kita satu-satunya model yang crossover Renault jadi kita melihat selain dari growth kita lihat mobil kita ini memiliki suatu perbedaan yang mencolok dibanding lain-lainnya. Kita hanya akan memberikan alternatif untuk mobil brand Eropa di varian tersebut," tegas Ario. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit