Hankook Belum Berniat Buka Pusat Riset dan Pengembangan di Indonesia

Laporan dari Korea Selatan

Hankook Belum Berniat Buka Pusat Riset dan Pengembangan di Indonesia

Okta Marfianto - detikOto
Rabu, 19 Okt 2016 13:29 WIB
Hankook Belum Berniat Buka Pusat Riset dan Pengembangan di Indonesia
Foto: Okta Marfianto
Daejeon - Produsen ban Korea, Hankook Tire sudah mempunyai 6 Pusat Riset dan Pengembangan yang tersebar di Korea, Amerika, Eropa, China, dan Jepang. Di saat pabrikan ban lain sudah membuka sendiri pusat riset di Indonesia, akankah Hankook melakukan hal yang sama di Indonesia?

"Indonesia merupakan pasar strategis bagi kami untuk menaklukan pasar ASEAN, dan kami melihat adanya dukungan dari pusat R&D. Saat ini kami belum ada rencana untuk membangun pusat R&D di Indonesia, tetapi kami tentu akan melihat peluang dan permintaan pasar" ujar CCMO Hankook Tire yang juga menjabat sebagai President & CFSO Hankook Tire Worldwide Hyun Bum Cho seperti dilaporkan reporter detikOto Okta Marfianto dari Korea Selatan.

Tapi, sepertinya Hankook harus lebih memikirkan strategi pasar terlebih dahulu dikarenakan rendahnya persentase penjualan.
Dari 96 juta ban yang mereka jual ke 180 negara pertahun, ASEAN menjadi penjualan terendah dengan 3% disusul dengan Asia Pasific 13 %, Cina 10% Korea 14%, USA 25%, dan Eropa 36 %.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Vice Chairman & Ceo, Hankook Tire Seung Hwa Suh yakin Indonesia akan menjadi basis strategis Hankook Tire untuk menguasai pasar ASEAN.

"Hankook Tire saat ini fokus untuk memperluas kerja sama strategis dalam bisnis sebagai ban resmi di regional Asia Tenggara, khususnya dengan lebih melakukan utilisasi pabrik indonesia. Indonesia akan menjadi basis strategis Hankook Tire dalam menaklukan pasar ASEAN," ucapnya.

Hankook sendiri sejak tahun 2013 lalu, sudah meresmikan pabrik ban di Cikarang. Pabrik diresmikan Presiden Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads