"Tantangan kita ke depan fuel efficiency vehicle, kedua less emission vehicle. Di semua negara kan trennya seperti itu, persiapan ke arah situ yang penting karena masing-masing negara punya komitmen untuk menurunkan emisi tuh di organisasi internasional sumbangsihnya itu bisa dari macam-macam kan dari manufacturing sendiri, dari factory-nya sendiri bahwa suatu saat kontribusi itu akan nyata," ujar Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, di Jakarta belum lama ini.
Di Indonesia sendiri juga sedang bergerak ke arah sana mengikuti aturan yang sesuai dengan regulasi ditetapkan di organisasi internasional. Namun, membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pemerintah juga sedang berusaha agar BBM di Indonesia memenuhi standar Euro 4. Hal itu tidak hanya baik untuk lingkungan, tapi juga baik untuk kesehatan orang banyak.
"Bukan hanya nilai oktan tapi di dalam emission regulation standar engine itu kandungan timbalnya. Karena sebenarnya kalau kita semakin meningkat Euro4 dan sebagainya itu bukan hanya environment secara umum tapi environment ke manusia, karena timbal itu dampaknya ke manusia jadi bukan hanya oktannya sendiri, tapi oktan tinggi plus kandungan timbal di dalam fuel itu," tuturnya. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Kendaraan Rusak Dievakuasi dari Lokasi Ledakan