"Secepatnya lah itu susah sih ngomongnya., secepatnya, nggak ada (6 bulan)," ujar Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono saat menjawab pertanyaan detikOto, di Jakarta.
Seperti diketahui, pasar sedan di Indonesia saat ini sedang menurun. Namun hal tersebut tak membuat Toyota enggan memasarkan Vios terbaru. Warih mengatakan, Toyota dalam hal ini sedang mempersiapkan jikalau nantinya pasar sedan telah pulih kembali, pihaknya sudah siap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke depan, Toyota masih melihat kemungkinan pasar sedan bakalan kembali bergairah karena kemungkinan perekonomian membaik masih akan ada.
"Kalau sekarang sih masih pasar Indonesia masih dominate MPV, tapi nanti apakah sedan berhubungan langsung dengan situasi ekonomi negara kita itu kita lihat karena mungkin market berbeda-beda di suatu negara. Ada negara yang pendapatan perkapitanya sudah mencapai US$ 5.000-6.000 itu pasar sedannya meningkat, kita kan rata-ratanya masih 3.000-4.000 nanti tahun ke depannya kemungkinannya akan naik tapi apakah pada saat itu tren marketnya sama dengan negara lain ya itu kita harus evaluasi lagi," tutur Warih.
Vios mengusung mesin 2NR-FE 1.5 liter Dual VVT-i empat silinder. Mesin bisa menyemburkan tenaga hingga 78,87 daya kuda dengan torsi 140 Nm.
Vios matik tidak lagi menggunakan transmisi otomatis konvensional 4 percepatan. Sekarang, Vios menggunakan transmisi continuously variable transmission (CVT) terbaru.
Di Malaysia, Toyota Vios tersedia dalam tipe 1.5 J (Manual Transmission/MT), 1.5 J (Automatic Transmission/AT), 1.5 E (AT), 1.5 G (AT), 1.5 GX (AT) and 1.5 TRD Sportivo. Tipe GX adalah tipe baru yang sudah dilengkapi dengan body kit, lampu proyektor, grille krom gelap, pelek dua nada dan jok kulit dengan warna kombinasi black-and-tan. Sementara itu, tipe J, E, G dan TRD Sportivo telah mendapatkan beberapa peningkatan. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk