Dipacu di atas dataran garam, Bonneville Salt Flats di Utah, Amerika Serikat, mobil listrik itu mampu menempuh kecepatan rata-rata hingga 341,4 mil per jam (549,4 km per jam).
Bahkan, mobil listrik bernama Venturi Buckeye Bullet 3 (VBB-3) itu sempat menyentuh kecepatan 358 mil per jam (576 km/jam) pada satu titik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor diasup listrik dari baterai lithium fosfat seberat 1,6 ton. Sementara berat total VBB-3 sekitar 3,5 ton.
Pria yang bertugas memacu mobil ini adalah seorang test driver asal Ohio, Roger Schroer. Dia juga pernah merebut rekor kecepatan dengan menunggangi VBB-2.5 pada 2010. Saat itu mobil melaju dalam kecepatan 495 km per jam.
Pada tahun 2004, Buckeye Bullet 1, yang berlari menggunakan baterai nickel metal hydride mencetak rekor kecepatan pada 506,9 km per jam. Kemudian pada 2009, Venturi Buckeye Bullet 2, mobil pencetak rekor pertama dengan sel bahan bakar mencetak rekor 487,6 km per jam.
"Saya setiap kali menikmati mengemudi mobil dan mencapai performa ini. Saya tahu kami bisa pergi lebih cepat lagi," kata Schroer di Fox News.
Generasi ketiga dari VBB ini sebenarnya telah selesai dibangun pada semester pertama di 2013 untuk memecahkan rekor pada bulan September 2013. Namun karena cuaca yang buruk selama 3 tahun di Utah, hal tersebut harus dibatalkan.
Venturi Automobiles sebelumnya dikenal sebagai perusahaan otomotif asal Prancis yang kini berbasis di Monako. Venturi biasa menagani teknologi kendaraan nol emisi dengan kecepatan tinggi. Mobil sel bahan bakar Veturi pada 2010 misalnya, mampu menempuh kecepatan hingga 487 km/jam.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?