Ferrari khawatir jika mereka memproduksi SUV dapat menghilangkan identitas Ferrari. Ferrari masih fokus menyasar segmen mobil premium.
"Kalau Ferrari itu kita kan tetap berpatokan pada DNA kita, DNA dan karakternya mobil itu sendiri sebetulnya darahnya seperti apa. Kalau dunia balap, kita akan adopsi sesuatu teknologi dari dunia balap. Dan kita akan jaga terus karakternya. Jelas, Ferrari pasti premium segmen," ujar CEO Ferrari Jakarta, Arie Christopher di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (21/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Porsche sudah lebih dulu terjun dengan aneka mobil SUV seperti Cayenne dan Macan. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik