Penggunaan oli yang encer itu mungkin akan menimbulkan kekhawatiran bahwa mesin bakal overheat atau mengalami panas berlebih. Namun, Daihatsu menjamin bahwa penggunaan oli tersebut tidak bermasalah dan sudah diuji.
"Tidak dikhawatirkan overheat. Karena pertama overheat itu sendiri terkait dengan proses pendinginan mesin, oli itu terkait dengan proses pelumasan mesin. Memang pelumasan itu sendiri kalau misalkan terlalu tinggi gesekannya, akan menimbulkan panas yang lebih tinggi. Tapi pada spek 0W-20 ini kita sudah confirm, kita sudah coba dan terbukti tidak bermasalah, tidak akan mengakibatkan overheat," kata Technical Service Executive Coordinator ADM Anjar Rosjadi di di Astra International Daihatsu Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (20/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tingkat viskositas ini, bisa meningkatkan efisiensi dan performa mesin itu sendiri. Secara grade kita pakai yang API SN. Itu tingkat API yang tinggi," kata Anjar.
Sementara itu, Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra menjamin penggunaan oli yang encer itu tidak merusak kendaraan. Itu masuk dalam garansi kendaraan yang ditawarkan sampai 100.000 km atau 3 tahun.
"Dijamin, kami berani kasih waranty 100.000. Maslaah oli masuk dalam waranty," tegas Amel. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?