Mobil ini rencananya akan dikenalkan ke pemerintah untuk meningkatkan perhatian pemerintah agar regulasi dan infrastruktur cepat terbentuk. Lantas sudah sampai mana prosesnya?
"Sekarang sih masih belum final, sudah dikomunikasikan, kalau sekarang yang memang baru kita diskusikan itu dengan Kementerian Perindustrian," kata Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania, di sela-sela MINI Adventure, di Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Workshop, kemudian seminar gitu jadi kita bawa ahli dari BMW ke sana. Agar pemerintah juga memiliki info lengkap seputar kendaraan listrik dan hybrid dan sebenarnya setelah mendapat pengetahuan yang cukup kemudian memahami dan pengertian yang sama ya harapannya ke depan memberikan dukungan," kata Jodie.
"Dukungan kan macam-macam semua nggak bisa bicara mengenai regulasi tapi juga kepada arah bagaimama mendukung agar fasilitas dan infrastruktur itu bisa dipercepat jadi banyak sekali yang berkaitan bukan dari regulasi aja," tutur Jodie.
BMW i8 mengusung mesin bensin BMW TwinPower Turbo 3 silinder dengan turbocharging valvetronic. Sementara untuk motor listrik, i8 menggunakan teknologi BMW eDrive yang tersinkronisasi dengan hybrid daya elektrik.
Memiliki kapasitas mesin pembakaran 1.500 cc, BMW i8 mampu menyemburkan daya dengan 231 tenaga kuda (170 kW) untuk mesin bensin dan 131 tenaga kuda (96 kW) untuk motor listrik serta torsi gabungan 570 Nm.
Kecepatan maksimum yang dapat ditempuh mobil berkapasitas 2+2 penumpang ini yaitu 250 kilometer per jam dan mampu berakselerasi dengan kecepatan 0-100 kilometer per jam dalam 4,4 detik. Mobil tersedia di seluruh penjualan resmi BMW mulai April 2017. Harganya Rp 3,49 miliar
(dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...