Dilansir Reuters dari surat kabar Jerman, Bild am Sonntag, Senin (19/9/2016), investigasi yang dilakukan oleh Jones Day menunjukkan bahwa Knirsch tahu soal penggunaan perangkat yang mengelabui emisi pada mesin diesel 3.000 cc milik VW Group. Knirsch juga dinilai memberikan janji palsu di bawah sumpah.
Untuk diketahui, Audi telah mengakui bahwa mesin diesel V6 3.000 cc dilengkapi dengan perangkat lunak pengontrol emisi. Perangkat lunak itu dianggap ilegal karena pada kenyataannya emisi yang dihasilkan mesin lebih besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Knirsch menggantikan Ulrich Hackenberg sebagai Kepala Pengembangan pada tahun lalu. Hackenberg mengundurkan diri setelah diskors bersama dua eksekutif lain yang terkait erat dengan pengembangan mesin VW yang terlibat skandal. (rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan