Hasilnya kendaraan dengan tenaga alternatif menjadi pilihannya. Sebut saja seperti mobil hybrid, listrik, hingga hdirogen pun bermunculan. Namun meski pasar yang terbilang kecil, persaingan ketat sudah mulai terasa. Sebut saja seperti hybrid dan listrik yang saat ini terbilang booming di dunia.
Akan tetapi persaingan keduanya terbilang tidak sepenuhnya benar. Seperti yang disampaikan Grand Master Battery Design Development Division Primearth EV (PEVE), Konishi, di Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembali dirinya mengatakan, mobil hybrid terlebih listrik tidak akan berkembang tanpa ada dukungan dari pemerintah.
"Di sinilah peran pemerintah di setiap negara dibutuhkan. Karena teknologi ini masih terbilang baru dan mahal. Setiap pemerintahan harus mendukung, dengan berbagai cara, seperti infrastruktur atau bisa memberikan insentif," katanya.
"Jika benar seperti itu, Anda akan melihat banyak kendaraan listrik di jalanan," tambahnya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu