Diberitakan Reuters dari Nikkei yang mengutip sumber anonim, Kementerian Transportasi Jepang tengah menginvestigasi pemalsuan data efisiensi bahan bakar ini.
Mitsubishi rencananya akan menarik model-model yang diduga terlibat. Proses ini akan memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu, customer pun akan mendapatkan kompensasi sebagai gantinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, Mitsubishi pada April lalu mengakui melakukan manipulasi data konsumsi BBM pada 4 mobil mini yang mereka produksi. Dua mobil dijual dengan merek Mitsubishi dan dua model lainnya diproduksi Mitsubishi untuk Nissan.
Skandal ini menyebabkan Mitsubishi harus menunda penjualannya selama hampir tiga bulan dan juga harus menghadapi penurunan penjualan yang cukup drastis. Mitsubishi saat ini mendapat bantuan dana dari Nissan yang telah menyetujui untuk mnegontrol sepertiga saham sekitar US$ 2,2 miliar.
Pihak Mitsubishi mengatakan pada bulan lalu, penjualan domestik yang sedikit menyebabkan turunnya laba hingga 75 persen pada kuartal pertama, sementara itu hasil dari kecurangan sekitar US$ 1,24 miliar di kuartal pertama. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas