Dalam studi yang dilakukan konsumen otomotif pada website iSeeCars.com, warna oranye dan kuning bernilai lebih baik dibandingkan warna lainnya. Warna emas, silver, krem dinilai salah sebagai warna mobil terburuk.
Penelitian ini melibatkan 1,6 juta mobil dengan usia 3 tahun dan dijual dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara yang berada di urutan tengah seperti merah 29,1%, abu-abu dan putih dengan persentase sama 29,5%. Warna emas mengalami penurunan terbesar mencapai 33,5% diikuti krem 31,2%, silver 30,6%, hitam 30,2%.
Penelitian tersebut juga menjelaskan kenapa warna-warna cerah seperti oranye, kuning, dan hijau menunjukkan performa yang bagus.
Awalnya warna-warna tersebut didominasi mobil sport seperti Lamborghini dan juga mobil balap yang juga jarang.
Dari penelitian tersebut warna oranye, kuning dan hijau terhitung hanya ada 1,5% dari seluruh jenis mobil. Warna-warna cerah tersebut juga memiliki jarak tempuh yang kecil rata-rata 27.210 mil di odometer setelah 3 tahun jika dibandingkan warna lain yang rata-ratanya mencapai 36,324 mil.
Meski begitu, warna-warna terang tersebut memiliki harga jual kembali yang masih bagus, namun penjualannya terbilang tidak cepat.
Dalam penelitian ditemukan mobil berusia 3 tahun mampu bertahan 43,9 hari dalam penjualan. Warna kuning dan oranye terbukti lebih lama hingga 44,1 hari dan 49,5 hari secara berurutan. Penjualan tercepat masih dari warna abu-abu 41,4 hari dan hitam 42,1 hari.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk