Tercatat sebanyak 32 mahasiswa dinyatakan lulus, dan berhak mendapatkan sertifikat dan medali penghargaan yang diberikan oleh Masahiro Nonami selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan TIA dan Afien Wibhawa selaku Direktur TIA.
"Seperti yang saya katakan pada pembukaan tahun lalu, ini adalah usaha kontribusi kami, untuk meningkatkan industri otomotif secara terus menerus. Dan saya berharap ini bisa menjadi standar pembelajaran otomotif," ujar Presdir TMMIN, Masahiro Nonami, di Karawang, Jabar, Kamis (25/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjadikan lulusan TIA memiliki kemampuan yang cakap dalam menyelesaikan suatu pekerjaan serta memberikan solusi yang dapat mempermudah pekerjaan tersebut.
Selain itu untuk mendukung sistem pendidikan, TIA menggunakan alat-alat praktik dengan teknologi otomasi tingkat tinggi yang sudah diaplikasikan di Indonesia bahkan di industri Jepang.
"Selamat atas kelulusan Anda, Anda telah mempelajari skill terkait dalam industri otomotif. Seperti Training, dan mempelajari metode pembelajaran TTSA Toyota Industri Gakuen. Selain itu karena Anda merupakan angkatan pertama, mulai sekarang arahkan pandangan anda untuk menjadi lebih baik. Karena anda menjadi contoh dan mentor yang baik untuk adik-adik angkatan Anda," ujar Perwakilan Toyota Motor Corp, Akihiro Ando.
Para siswa memperoleh pengalaman langsung dengan praktisi dan pengajar yang sudah memiliki spesialisasi kemampuan di bidangnya masing-masing yang berasal dari berbagai lulusan dalam dan luar negeri. Para instruktur juga dibekali pelatihan khusus di Jepang sebelum menyampaikan berbagai pengetahuan manufaktur otomotif sesuai kurikulum TIA kepada para siswa.
"Kunci tingginya daya saing dan perbaikan terus-menerus di bidang industri terletak pada SDM berkualitas. TIA berusaha mencetak insinyur muda dengan memberikan pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada keterampilan praktis untuk menguasai teknologi manufacturing otomotif terkini yang ada serta pembangunan karakter SDM industri. Dengan demikian diharapkan lulusan TIA bersertifikat ini bisa menjadi solusi pemenuhan SDM berkualitas yang akhirnya dapat membantu meningkatkan daya saing industri Indonesia," ujar Direktur Administrasi PT. TMMIN Bob Azam.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk