Untuk mendorong produsen otomotif merakit kendaraan listrik di dalam negeri, Menteri Keuangan Thailand siap menawarkan insentif pajak. Pemerintah Thailand tidak mendukung impor mobil listrik secara utuh (Completely Built-Up/CBU).
Dikutip Bangkok Post, Selasa (9/8/2016), Wakil Perdana Menteri Thailand, Somkid Jatusripitak menginstruksikan Departemen Cukai untuk mempertimbangkan hak pajak untuk mendorong produksi kendaraan listrik di dalam negeri. Itu merupakan bagian dari upaya untuk mengubah Thailand menjadi pusat manufaktur kendaraan listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Jenderal Departemen Bea Cuka, Kulit Sombatsiri mengatakan, wacana insentif pajak untuk mempromosikan kendaraan listrik perlu ada pembahasan dengan instansi pemerintah terkait sebelum mengambil keputusan. Termasuk salah satunya dengan Kementerian Industri.
"Terlepas dari bea, tarif pajak kendaraan listrik juga didasarkan pada stiker ECO kendaraan tersebut, yang menunjukkan tingkat emisi karbon dioksida," katanya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk