Sekilas pembangunan workshop ini dirasa tidak penting, namun siapa yang menyangka dengan memiliki workshop ini, TMMIN bisa optimalkan efisiensi dan kapasitas ketika perputaran logistik tidak mengalami kendala.
"Karena jika perputaran logistik di dalam pabrik terganggu baik dari faktor operasional alat industri (forklift-towing), yang menyebabkan keterlambatan proses produksi bisa menimbulkan inefisiensi produktivitas hingga 30 persen." ujar Direktur Administrasi TMMIN Bob Azam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di dalam industri itu kuncinya, di satu sisi kita ada persaingan tapi di sisi lain kita harus kerja sama, kenapa di Thailand berkembang karena industri pendukungnya itu berkembang. Harus bisa kerja sama antar industri, jadi industri itu harus kolaborasi mulai dari hal yang sederhana saja," katanya.
"Persoalannya di kita itu (industri Indonesia-Red), bagaimana dalam situasi ekonomi sedang tertekan ini, kita bisa meningkatkan efisiensi dan produktifias supaya kita tetap bersaing. Maka dari itu kehadiran workshop forklift-towing ini salah satunya demi menjamin optimalisasi kapasitas produksi," tambah Bob.
Selain kepastian perawatan alat industri dan suku cadang yang dibutuhkan, kehadiran workshop ini secara berkesinambungan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pabrik TMMIN Karawang, dalam hal operasional maupun perawatan alat industri.
"Jika komponen tidak bisa dikirimkan secara tepat waktu dan aman, proses produksi akan bermasalah dan berdampak terhadap efisiensi," tambah Bob.
Hal senada juga disampaikan Presiden Direktur TMMIN Masahiro Nonami dalam pembukaan workshop Forklfit dan Towing.
"Ini merupakan kerja sama antara Tico, TrakNus, dan TMMIN. Ide melahirkan ini (workshop), agar industri Indonesia semakin kuat dan bisa bersaing di pasar global. Selain itu bisa membuat produksi tepat waktu dan aman, sehingga produksi tidak terdapat kendala yang bisa menghilangkan kerugian," ujar Nonami. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?