Meski begitu, Lamborghini mengatakan akan tetap mempertahankan mesin V12 mereka, meski mereka tidak memungkiri akan melahirkan versi hybrid.
Dilansir Motor1, Senin (1/8/2016), hal ini langsung disampaikan Lamborghini CEO Stefano Domenicali. Dia mengatakan saat ini Lamborghini masih akan terus mempertahankan mesin V12. Karena masih banyak pecinta Lamborghini yang menginginkan mesin tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun tentu saja, kita perlu memahami apa yang sedang terjadi di pasarsaat menyikapi emisi dan undang-undang, tapi saya tidak melihat bahwa akan menjadi masalah. Kami akan terus terbuka untuk menyambut perkembangan pasar," tambahnya.
Meski demikian, Lamborghini dikatakan sudah memutuskan menyambut masa depan dengan model listrik atau hybrid untuk bisa menghadapi Ferrari 12 silinder yang dikawinkan dengan sistem hybrid.
"Kita tidak bisa terputus dengan dunia masa depan tapi kami ingin seimbang," kata Domenicali.
"Kita perlu memastikan bahwa segera mungkin teknologi elektrifikasi yang relevan dengan mobil, baik pada tingkat biaya, yang akan menambah nilai jual, kita akan fleksibel bergeser ke arah itu," katanya. (lth/ddn)













































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua
Cara Malaysia Kurangi Mobil Tua: Kasih 'Duit' buat Ganti Mobil Baru