"Kan masalahnya dari Euro2 ke Euro4 itu kan masih banyak kendala pemerintah ya, kita dari Gaikindo sudah meminta secepat-cepatnya dinaikkan jadi Euro4 karena pasar ekspor kan paling kecil Euro4 supaya lebih efisien. Kalau kita bikin Euro2 kan kita bikin line produksi baru lagi jadinya nggak efisien," ujar Ketua III Gaikindo, Rizwan Alamsjah, di Jakarta.
Menurut Rizwan hal ini masih terkendala akan ketersediaan bahan bakar. Dia menyebut, ketersediaan bahan bakar dari Pertamina membutuhkan waktu yang tak sebentar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Rizwan mengatakan pihak Pertamina juga terus berupaya mempercepat agar penerapan Euro4 bisa terwujud. Ini terlihat dari Pertamina yang memajukan target dari 2025 ke 2020.
"Pokoknya dari rencana mereka tadinya 2025 maju terus sekarang udah 2020 kali ya. Tapi dimajukan terus," tutup Rizwan. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...