Produsen Mobil Menatap Cerah Semester II-2016

Produsen Mobil Menatap Cerah Semester II-2016

Dina Rayanti - detikOto
Rabu, 27 Jul 2016 16:51 WIB
Produsen Mobil Menatap Cerah Semester II-2016
Foto: Rois Jajeli
Jakarta - Pasar otomotif di paruh pertama tahun ini bergerak stagnan atau hanya tumbuh sekitar 0,4%. Meski begitu PT Toyota Astra Motor (TAM) meyakini penjualan mobil di semester kedua akan lebih baik.

"Kalau ngomong ritel di semester 1 itu market tumbuhnya hanya 0,4% menandakan market masih stagnan. Namun di semester kedua yang sering kita lihat dari makro ekonomi, konsistensi pemerintah dalam melakukan spending juga adanya suku bunga turun kita harap bisa di refleksikan dalam sektor riil. Kita lihat semester 2 akan tumbuh lagi," ujar Wakil Presiden Direktur PT TAM Henry Tanoto.

Faktor yang memperkuat keyakinan Henry adalah beberapa harga komoditas seperti batubara sudah mulai membaik, suku bunga sudah mulai turun, dan ketiga adalah banyaknya produk baru yang dikeluarkan pabrikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Toyota sendiri sudah merilis Sienta dan beberapa waktu yang akan datang mobil di kelas LCGC (Low Cost and Green Car) yang mereka sebut Calya. "Adanya produk baru seperti Sienta dan Calya yang detilnya akan kami infokan segera," ujar Henry.

Toyota juga terus berupaya makin mendekatkan diri ke konsumen seperti membuka cabang di kabupaten dan kota.

"Yang ketiga lebih mendekatian diri ke pelanggan, kita lihat 2 tahun terakhir ini bahkan 3 tahun terakhir Toyota selalu konsisten tambah jaringan kita, lokasinya di kota-kota kabupaten bukan ibu kota provinsi jadi masuk mendekatkan diri kita pada customer," tukasnya

Nada positif lainnya soal penjualan di semester kedua disampaikan 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales Davy J Tuilan.

Davy menuturkan produsen mobil akan memaksimalkan pameran mobil Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) untuk meluncurkan produk baru demi menarik pasar.

"Bulan Juli orang pasti menunda beli mobil, mereka pasti beli di GIIAS, karena di GIIAS biasanya ada program yang menarik. Yang paling sederhana di GIIAS adalah bisa dapat undian. Setelah mobil diluncurkan di GIIAS, juga akan meluncur di beberapa daerah jadi ada stimulasi di daerah," ujarnya.

Dia memprediksi di GIIAS tahun ini bakal lebih banyak peluncuran mobil baru dibanding tahun sebelumnya. "Pastinya lebih banyak dan itu jadi stimulus untuk peningkatan penjualan di semester kedua," ujarnya.

Apalagi di semester kedua ini, program pemerintah dalam menarik dana di luar negeri lewat tax amnesty sudah mulai berjalan. "Apalagi saya dengar di tax amnesty pemerintah sudah dapat Rp 1 triliun dari target Rp 5 triliun," ujarnya.

Mengutip data Gaikindo, total penjualan mobil selama paruh pertama 2016 sudah mencapai 531.929 unit.


(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads